
NGANJUK, LSM KPK-RI.com – Suara solidaritas bergema dari kalangan masyarakat profesi wartawan dan jurnalis di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur menyikapi tentang gelombang kekecewaan insan pers atas pernyataan publik yang menyebut jurnalis sebagai “Londo Ireng”. Kami Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (LSM KPK-RI) DPC Nganjuk menyatakan sikap mendukung secara penuh terhadap rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (( IJTI ) Kabupaten Nganjuk.
Informasi secara berkembang yang kami ketahui, bahwa PWI dan IJTI Nganjuk telah mengeluarkan seruan secara terbuka untuk menggelar “Aksi Damai” Suarakan Kebenaran pada Rabu, 30 Juli 2026, mulai pukul 09.30 WIB di Alun-Alun Nganjuk. Aksi ini digelar sebagai respons atas pernyataan yang dinilai melukai hati dan merendahkan marwah profesi kewartawanan di Indonesia.
Dalam keterangannya, pihak wartawan/ jurnalis Nganjuk menegaskan bahwa pers bukanlah musuh negara, melainkan pilar Keempat Demokrasi yang bertugas mengawal kebenaran demi kepentingan rakyat. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat hadir secara damai, bermartabat, tanpa kekerasan dengan membawa tiga tuntutan utama yang sudah di persiapkan.

1. Hormati Kemerdekaan Pers sebagaimana dijamin UU No. 40 Tahun 1999
2. Koreksi dan Klarifikasi atas pernyataan yang mencederai marwah profesi
3. Bangun komunikasi yang sehat antara Pemerintah dan Pers
Merespons hal tersebut, Kami Ketua LSM KPK-RI DPC Nganjuk menyatakan sikap tegas bahwa profesi jurnalis adalah bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga akuntabilitas publik dan transparansi Pemerintahan.
“Kami LSM KPK-RI memberikan dukungan penuh dan tak bersyarat terhadap aksi damai yang digelar oleh rekan-rekan jurnalis PWI dan IJTI Nganjuk. Istilah ‘Londo Ireng’ adalah sebutan yang salah kaprah dan tidak mencerminkan penghargaan terhadap insan pers yang berjuang di garis depan menyuarakan kebenaran.
Kritik terhadap kinerja media boleh saja disampaikan, namun harus tetap dalam Koridor saling menghormati dan menghargai secara aturan hukum yang berlaku. Pers yang bebas dan sehat adalah cermin dari demokrasi yang kuat.
“Kami hadir turut serta memberikan dukungan moril, Mari kita hormati hak setiap warga negara untuk berpendapat di muka umum secara santun dan beradab. Kami yakin aksi ini akan berjalan aman dan tertib sesuai yang direncana.
LSM KPK-RI DPC Nganjuk berharap, melalui aksi damai ini, akan membuahkan terciptanya titik temu yang membangun, sehingga hubungan antara Pemerintah dan Media kembali terjalin harmonis, saling menguatkan, dan sama-sama bekerja untuk kemajuan bangsa dan negara.
